Merupakan mandat dari PP PERKI, AF Campaign ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 31 Juli 2016. Acara terdiri dari workshop for General Practitioner untuk meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan tata laksana atrial fibrilasi bagi dokter umum serta workshop untuk awam dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat umum tentang gejala dan bahaya AF.

Fibrilasi atrium (AF) didefinisikan sebagai takiaritmia (gangguan ritme dengan peningkatan frekuensi jantung) supraventricular (kelainan berasal dari struktur di atas ventrikel) dengan karakteristik aktivasi atrium yang tidak terkoordinasi yang menyebabkan gangguan fungsi mekanik atrium. Dengan metode pembacaan elektrokardiogram (EKG) dapat terlihat gelombang P yang normal dengan gelombang osilasi/ fibrilasi yang memiliki waktu, amplitudo, dan frekuensi yang berbeda-beda sebagai parameter seorang pasien menderita gagal jantung dan stroke.

Fibrilasi atrium menyebabkan peningkat mortalitas dan morbiditas, termasuk stroke, gagal jantung serta penurunan kualitas hidup. Pasien dengan AF memiliki risiko stroke 5 kali lebih tingi dan risiko gagal jantung 3 kali lebih tinggi disbanding pasien tanpa AF. Stroke merupakan salah satu komplikasi AF yang paling dikhawatirkan, karena stroke yang diakibatkan oleh AF mempunyai risiko kekambuhan yang lebih tinggi. Selain itu, stroke akibat AF ini mengakibatkan kematian dua kali lipat dan biaya perawatan 1,5 kali lipat.

Bagi para General Practitioner, workshop ini dapat membantu pasien untuk memahami risiko perorangan dan apa yang dapat dilakukan untuk manajemen AF. Fibrilasi atrium (AF) merupakan medical emergency yang mutlak karena merupakan sesuatu yang dramatis ketika aktivasi atrium yang tidak terkoordinasi dapat menyebabkan gangguan fungsi mekanik atrium. Sementara itu untuk menanggulangi ketidaktahuan masyarakat tentang sign dan symptom AF dan hal yang ditimbulkan karena tidak melakukan deteksi dini, maka tenaga profesional medis diharapkan dapat memberikan edukasi ilmu mengenai tatalaksana fibrilasi atrium (AF) dan pembacaan rekam denyut jantung dengan metode elektroradiogram (EKG).

Atrial Fibrillation Campaign PERKI Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *